
Ini salah satu sekuel movie yang paling saya tunggu-tunggu di tahun 2010 ini. Kenapa saya tunggu-tunggu? Saya punya 2 alasan yang kuat yaitu, Donnie Yuen dan Ip Man seri pertama. Sekitar 2 tahun ini, saya sering mengikuti film-film yang dibintangi Donnie Yuen terutama film bioskopnya. Sampai akhirnya saya tetapkan Donnie Yuen ini sebagai artis laga terfavorit saya meninggalkan Jet Lee dan Jackie Chan. Tak perlu diragukan lagi soal gerakan-gerakan berteknik yang super cepat dalam setiap laga di movie yang dibintanginya, karena Donnie Yuen juga menjadi action choreographer pada beberapa movie laga terkenal lainnya. Jika dibandingkan Ip Man seri pertama, Ip Man 2 ini menampilkan lebih banyak adegan laga ketimbang adegan drama.
Film ini mengisahkan kelanjutan pada seri film yang pertama dimana Ip Man (Donnie Yuen) hijrah ke Hongkong setelah memenangkan duel antara dirinya dengan seorang jendral Jepang yang ahli bela diri karate. Pada lingkungan yang baru di Hongkong, Ip Man segera membuka klub bela diri wing chun sebagai bentuk cintanya terhadap wing chun, selain juga untuk sebagai sumber penghasilan mereka. Tidak semudah yang dibayangkan oleh Ip Man, ketika akhirnya dia harus berkonflik dengan beberapa guru dari berbagai klub bela diri yang lain, untuk mendirikan sebuah klub bela diri di Hongkong. Singkat cerita, setelah berhasil mendirikan klub bela diri, Ip Man harus melawan juara tinju barat kelas dunia setelah sang juara tinju tersebut berhasil menghina bela diri China yang dianggapnya lemah.
Banyak sekali adegan-adegan laga yang membuat decak kagum penonton. Mulai dari pertarungan melawan pemuda 'sekedar bisa kungfu', bertarung dengan banyak orang dengan senjata, melawan guru-guru kungfu lainnya, sampai melawan bule juara tinju dunia.
Oh iya, ngomong-ngomong banyak sekali orang yang salah 'membunyikan' judul kungfu movie ini dengan 'ai pi men' padahal cara membaca yang benar adalah "yip man' atau dalam logat China 'yi wen'. Ah, lupakan soal cara membacanya, ini kan bukan kontes membaca or something like that.
Tampaknya pertarungan terakhir Ip Man dengan juara tinju dunia memang benar-benar berhasil menampilkan sesuatu yang klimaks. Dimana penonton dibuat meringis kasihan, geregetan, dan akhirnya lega juga setelah Ip Man berhasil menghajar sang juara tinju itu. Benar-benar mampu membawa nuansa yang hebat. Mungkin satu-satunya film yang bisa menandingi Ip Man 2 baik dari segi cerita maupun dari segi adegan laga, adalah Fearless yang menampilkan Huo Yuen Jia (salah satu guru kungfu China) diperankan oleh Jet Lee.
Jadi apa kata saya tentang movie ini? "Meskipun sama-sama merupakan film sekuel dan mempunyai kemiripan judul movie, saya rasa Ip Man 2 jauh lebih worthed untuk ditonton dibandingkan Iron Man 2. Ip Man 2 is A MUST and WORTH TO WATCH guys!"
